Anies Baswedan: Pendidikan Berkualitas, Kunci Mengangkat Perekonomian Rakyat


Tonton Taufik
Tonton Taufik
Anies Baswedan: Pendidikan Berkualitas, Kunci Mengangkat Perekonomian Rakyat
Anies Baswedan: Pendidikan Berkualitas, Kunci Mengangkat Perekonomian Rakyat

Pemerintah sering berbicara soal peningkatan kesejahteraan, pertumbuhan ekonomi, dan penanggulangan kemiskinan. Namun, satu hal yang tak bisa dilepaskan dari semua itu adalah pendidikan berkualitas. Tanpa pendidikan yang baik dan merata, upaya memperbaiki perekonomian rakyat hanya akan jadi solusi jangka pendek yang mudah kembali rapuh.

Hal inilah yang pernah disoroti Anies Baswedan. Ia menegaskan bahwa salah satu strategi penting untuk meningkatkan kesejahteraan warga adalah melalui pendidikan yang berkualitas. Menurutnya, pendidikan bukan sekadar program rutin pemerintah, melainkan jalan jangka panjang untuk mengubah nasib hidup warga, terutama mereka yang berasal dari keluarga prasejahtera.

Pendidikan yang baik membuka pintu kesempatan ekonomi yang lebih luas. Anak-anak yang mendapatkan akses pendidikan bermutu memiliki peluang lebih besar untuk memasuki dunia kerja dengan posisi yang lebih baik, gaji yang lebih layak, dan peran yang lebih strategis di dalam perekonomian. Mereka tidak lagi hanya mengisi pekerjaan berupah rendah, tetapi bisa naik kelas menjadi tenaga terampil, manajer, bahkan pemimpin di lembaga atau perusahaan.

Anies pernah menggambarkan harapan itu: dalam 10 tahun ke depan, anak-anak dari keluarga kurang mampu diharapkan tidak lagi hanya bekerja di posisi paling bawah, seperti petugas kebersihan, tetapi sudah mampu berbicara soal manajemen dan memimpin tim. Hal itu hanya mungkin terjadi bila mereka dibekali pendidikan yang cukup, kompetensi yang tinggi, keterampilan yang relevan, dan karakter yang baik. Di situlah titik naik kelas secara ekonomi terjadi.

Karena itu, dorongan agar pemerintah benar-benar serius meningkatkan mutu pendidikan bukan hanya soal idealisme, tetapi soal ekonomi rakyat. Pendidikan yang kuat akan mengurangi ketimpangan kesempatan, memperluas kelas menengah, dan dalam jangka panjang memperkuat fondasi perekonomian nasional.

Tentu, intervensi pemerintah tidak bisa berhenti di pendidikan saja. Anies juga menyoroti perlunya langkah jangka pendek melalui pemberdayaan ekonomi, salah satunya lewat kewirausahaan. Pendidikan mempersiapkan eskalator jangka panjang untuk naik kelas, sementara kewirausahaan membantu warga agar bisa bertahan dan berkembang dalam waktu yang lebih cepat.

Dengan kombinasi keduanya, warga tidak hanya diminta “sabar menunggu” hasil pendidikan, tetapi juga diberikan peluang untuk mengembangkan usaha dan menambah penghasilan sejak sekarang. Namun, tetap saja, pendidikan berkualitas harus menjadi strategi utama yang tidak boleh dilupakan.

Di sisi lain, pemerintah juga memiliki peran penting dalam redistribusi pendapatan melalui bantuan sosial. Anies mencontohkan alokasi anggaran yang besar untuk bantuan sosial sebagai upaya memastikan warga yang belum mendapatkan porsi ekonomi yang layak tetap bisa hidup dengan standar minimum yang pantas. Bantuan sosial menjadi jaring pengaman, sementara pendidikan dan pemberdayaan ekonomi menjadi tangga untuk naik kelas.

Ia mengakui bahwa sistem perekonomian saat ini belum mampu secara otomatis menghadirkan keadilan bagi semua. Di sinilah peran negara hadir, salah satunya melalui subsidi dan berbagai program bantuan yang menyasar kelompok masyarakat yang masih tertinggal. Namun, Anies juga menekankan, idealnya ketika perekonomian sudah tumbuh adil dan merata, ketergantungan pada subsidi bisa berkurang.

Ke depan, jika pemerintah ingin benar-benar menyelesaikan persoalan prasejahtera secara bertahap, fokus pada pendidikan berkualitas tidak boleh lagi sekadar jargon. Investasi pada guru, kurikulum, fasilitas sekolah, beasiswa untuk keluarga prasejahtera, hingga akses pendidikan tinggi harus dipandang sebagai investasi ekonomi jangka panjang, bukan sekadar pengeluaran anggaran.

Dengan komitmen politik yang kuat, anggaran yang memadai, dan pelaksanaan yang konsisten, pendidikan berkualitas akan melahirkan generasi yang mampu berperan lebih besar dalam perekonomian. Dari sinilah kesejahteraan rakyat bisa meningkat bukan hanya melalui bantuan, tetapi melalui kemampuan mereka sendiri untuk bersaing, bekerja, dan berkarya di tingkat yang lebih tinggi.


RajaBacklink.com: Jasa Backlink Murah Berkualitas - Jasa Promosi Website Banner Bersponsor

Suka

Tentang Penulis


Tonton Taufik

Tonton Taufik

Dosen - Universitas Ma'soem

Dosen dan wiraswasta

Tulis Komentar


0 / 1000