Perkembangan teknologi digital membawa perubahan besar dalam kehidupan mahasiswa di Indonesia. Akses informasi yang cepat dan luas memberikan banyak kemudahan dalam proses belajar. Namun, di sisi lain, era digital juga menghadirkan tantangan baru terkait etika, terutama dalam penggunaan teknologi dan media sosial.
Mahasiswa kini sangat bergantung pada perangkat digital untuk menunjang aktivitas akademik. Pencarian referensi, pengumpulan tugas, dan komunikasi akademik dilakukan secara daring. Kemudahan ini perlu diimbangi dengan pemahaman tentang etika digital agar tidak disalahgunakan.
Salah satu tantangan utama adalah etika akademik di era digital. Praktik plagiarisme menjadi lebih mudah dilakukan jika mahasiswa tidak memiliki kesadaran etis yang kuat. Menyalin karya orang lain tanpa mencantumkan sumber merupakan pelanggaran serius yang merusak integritas akademik.
Selain itu, penggunaan media sosial juga menuntut tanggung jawab etis. Mahasiswa perlu menyadari bahwa apa yang dibagikan di ruang digital dapat berdampak luas. Unggahan yang tidak bijak dapat menimbulkan konflik, merugikan pihak lain, atau mencoreng citra pribadi dan institusi.
Literasi digital menjadi kunci dalam menghadapi tantangan ini. Mahasiswa perlu memahami cara menggunakan teknologi secara bijak, kritis, dan bertanggung jawab. Kemampuan memilah informasi yang benar dan menghindari penyebaran hoaks merupakan bagian dari etika digital.
Peran dosen dan perguruan tinggi sangat penting dalam menanamkan etika digital. Edukasi tentang kejujuran akademik, hak cipta, dan etika bermedia sosial perlu diintegrasikan dalam proses pembelajaran. Pendekatan ini membantu mahasiswa memahami konsekuensi dari setiap tindakan di dunia digital.
Mahasiswa juga memiliki tanggung jawab personal dalam menjaga etika digital. Kesadaran diri, kontrol perilaku, dan komitmen terhadap nilai-nilai moral menjadi dasar dalam menggunakan teknologi secara sehat. Etika digital bukan hanya aturan formal, tetapi cerminan karakter individu.
Dengan pemahaman etika yang baik, mahasiswa dapat memanfaatkan teknologi digital secara optimal tanpa mengabaikan nilai-nilai akademik dan sosial. Etika digital menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan dunia modern yang semakin terhubung.
Guest - Universitas Terbuka
Pelajar dan content creator yang suka berbagi edukasi, motivasi, dan perjalanan hidup.
Belum ada komentar, jadilah yang pertama mengomentari artikel ini