Kegiatan solidaritas untuk Palestina yang dilaksanakan di Ma’soem University menjadi momentum penting yang menggambarkan bagaimana perguruan tinggi tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang tumbuhnya empati, kepedulian, dan keberanian menyuarakan nilai-nilai kemanusiaan. Aksi yang berlangsung khidmat dan penuh kekuatan moral tersebut melibatkan mahasiswa, dosen, serta sejumlah perwakilan civitas akademika yang hadir untuk menunjukkan dukungan terhadap rakyat Palestina.
Melalui kegiatan bertajuk “Action and Solidarity for Palestine”, Ma’soem University menegaskan posisi kampus yang tidak hanya fokus pada pengembangan akademik, tetapi juga berperan aktif dalam membentuk karakter mahasiswa yang peka terhadap isu global. Momen ini menjadi ajang pembelajaran sosial yang sangat berarti, khususnya dalam menumbuhkan rasa kemanusiaan dan kemampuan berpikir kritis atas berbagai peristiwa dunia.
Aksi solidaritas ini diisi dengan serangkaian kegiatan seperti doa bersama, penyampaian orasi kemanusiaan, hingga refleksi moral mengenai pentingnya menjaga perdamaian dan mendukung masyarakat yang terdampak konflik. Para mahasiswa menunjukkan antusiasme dan kepedulian yang besar, tidak hanya melalui kehadiran tetapi juga lewat partisipasi aktif dalam menyampaikan pesan damai. Mereka menyatakan bahwa solidaritas bukan hanya bentuk dukungan emosional, tetapi juga kesadaran intelektual bahwa setiap manusia berhak hidup dalam keamanan dan martabat.
Semangat kebersamaan yang hadir pada kegiatan ini mencerminkan nilai-nilai yang selama ini dipegang teguh oleh Ma’soem University, yakni “Religius, Berkarakter, dan Profesional”. Dengan tetap menjunjung tinggi etika akademik, aksi ini berjalan damai tanpa muatan politis, melainkan fokus pada misi kemanusiaan dan edukasi. Kampus meyakini bahwa mahasiswa adalah calon pemimpin masa depan yang harus memiliki kepedulian terhadap isu global, mampu berdialog dengan bijak, dan berkontribusi secara positif bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, perwakilan kampus menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini merupakan bagian dari pembentukan soft skill mahasiswa, terutama dalam hal kepemimpinan, empati, dan kemampuan berpikir kritis. “Kami ingin mahasiswa tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan komitmen terhadap nilai-nilai kemanusiaan,” ungkapnya. Hal ini sejalan dengan visi Ma’soem University untuk mencetak lulusan yang tidak hanya siap bersaing secara profesional, namun juga siap memberi dampak nyata bagi lingkungan sekitar.
Aksi solidaritas ini juga membuka ruang diskusi mengenai peran generasi muda dalam menciptakan perdamaian. Beberapa mahasiswa yang turut menyampaikan pandangan menekankan pentingnya edukasi global dan literasi sosial agar mahasiswa mampu memahami konteks konflik kemanusiaan secara objektif. Mereka meyakini bahwa kampus merupakan tempat tepat untuk menyuarakan nilai-nilai perdamaian melalui pendekatan edukatif dan kolaboratif.
Kegiatan berlangsung secara tertib dan penuh makna, meninggalkan kesan mendalam bahwa kepedulian tidak boleh berhenti pada satu kesempatan saja. Aksi ini menjadi pengingat bahwa empati harus terus dijaga, tidak hanya pada momentum tertentu, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan nyata, baik melalui doa, edukasi, diskusi, maupun kontribusi positif lainnya. Semangat solidaritas ini diharapkan terus menyala dan menjadi energi bagi mahasiswa untuk terus berbuat baik bagi sesama.
Di akhir kegiatan, seluruh peserta menyampaikan pesan moral bahwa mendukung keadilan dan kemanusiaan adalah hak setiap individu, tanpa harus terlibat dalam konflik ideologis. Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar tercipta kedamaian dan perlindungan bagi seluruh korban konflik.
Ma’soem University berharap bahwa semangat solidaritas ini dapat menjadi teladan bagi kampus-kampus lainnya, sekaligus mendorong generasi muda untuk berperan aktif dalam isu kemanusiaan global. Dengan menjaga api kepedulian tetap menyala, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang tidak hanya berkarya untuk diri sendiri, tetapi juga memberi manfaat bagi dunia.
🔥 Solidarity is not just a moment—it's a movement.
Semangat ini tidak berhenti di sini. Mari terus menjadi bagian dari gerakan perdamaian dan kemanusiaan.
Belum ada komentar, jadilah yang pertama mengomentari artikel ini