Cirebon, 24 Januari 2026 — SMA Negeri 1 Cirebon (SMANSA) menggelar UnivDay 2026, sebuah kegiatan inspiratif yang mempertemukan siswa kelas 12 dengan para alumni lintas generasi. Acara ini diikuti oleh 432 siswa kelas 12 dan menjadi ruang pembelajaran penting bagi siswa dalam merencanakan studi lanjut dan arah karier.
UnivDay SMA Negeri 1 Cirebon diselenggarakan oleh Ikatan Alumni SMANSA (IKA SMANSA) di bawah kepemimpinan H. Kuswara Taryono, Ketua IKA SMANSA yang juga dikenal sebagai Komisaris PT Persib Bandung. Kegiatan ini menjadi bukti kuatnya sinergi antara sekolah dan alumni dalam membangun masa depan generasi muda.
Acara dibuka oleh H. Kuswara Taryono, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peran alumni dalam mendukung adik-adik kelasnya.
“SMANSA bukan hanya sekolah, tetapi keluarga besar. Alumni memiliki tanggung jawab moral untuk membantu generasi berikutnya meraih mimpi mereka,” ujar Kuswara.
Ia mengajak para siswa untuk berani bermimpi besar, membangun karakter, dan menyiapkan diri sejak dini menghadapi dunia perguruan tinggi dan profesional.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Bapak Maman, Kepala SMA Negeri 1 Cirebon. Ia menyampaikan apresiasi kepada IKA SMANSA dan para alumni yang telah kembali ke almamater untuk berbagi pengalaman dan motivasi.
“UnivDay sangat penting untuk membangun mindset siswa kelas 12. Mereka tidak hanya lulus, tetapi siap melanjutkan pendidikan dan memberi kontribusi bagi masyarakat,” kata Maman.
UnivDay SMA Negeri 1 Cirebon menghadirkan tiga pembicara utama dari tiga generasi alumni, yang merepresentasikan perjalanan waktu dan keragaman profesi lulusan SMANSA:
Edi Danu (Angkatan 1969)
Tonton Taufik (Angkatan 1992)
AKBP Imara (Angkatan 2000)
Ketiganya berbagi kisah perjuangan, nilai kehidupan, dan strategi meraih kesuksesan di bidang masing-masing.
Edi Danu, alumni angkatan 1969, dikenal sebagai pengusaha yang berkiprah di Indika Group, salah satu grup usaha nasional yang bergerak di sektor energi, pertambangan, logistik, dan infrastruktur. Indika Group merupakan perusahaan strategis yang berkontribusi dalam sektor energi dan industri nasional.
Sebagai lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB), Jurusan Teknik Elektro, Edi Danu menekankan pentingnya pendidikan sains dan teknologi sebagai fondasi pembangunan bangsa. Namun yang paling menginspirasi adalah konsistensinya dalam mendukung pendidikan generasi muda.
Sejak tahun 1986, Edi Danu secara rutin memberikan beasiswa kepada lulusan SMA Negeri 1 Cirebon yang diterima di ITB. Pada UnivDay 2026, hadir lima alumni penerima beasiswa yang kini telah sukses di berbagai bidang dan turut berbagi kisah inspiratif kepada para siswa.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Saya hanya meneruskan tradisi berbagi agar siswa SMANSA bisa bersaing di kampus terbaik,” ujar Edi Danu.
Pembicara kedua, Tonton Taufik (angkatan 1992), dikenal sebagai akademisi sekaligus pengusaha di bidang digital dan kewirausahaan. Ia aktif mengembangkan ekosistem bisnis digital, pemasaran modern, serta pendidikan kewirausahaan.
Dalam sesi motivasinya, Tonton Taufik mendorong siswa untuk berpikir sebagai pencipta peluang, bukan sekadar pencari kerja.
“Dunia berubah cepat karena digitalisasi. Kalian bisa kuliah sambil membangun bisnis sejak mahasiswa,” katanya.
Ia menekankan pentingnya literasi digital, kepemimpinan, dan keberanian mengambil risiko dalam dunia bisnis modern.
Pembicara ketiga, AKBP Imara (angkatan 2000), saat ini menjabat sebagai Kapolres Cirebon. Ia berbagi pengalaman karier di Kepolisian Republik Indonesia serta perjalanan pendidikan yang membentuk integritas dan kepemimpinannya.
“Apa pun profesi yang kalian pilih, karakter dan integritas adalah fondasi utama kesuksesan,” tegas Imara kepada para siswa.
Salah satu sesi paling menginspirasi dalam UnivDay SMA Negeri 1 Cirebon adalah kehadiran lima alumni penerima beasiswa Edi Danu. Mereka menceritakan bagaimana beasiswa tersebut membuka jalan untuk kuliah di ITB dan mengubah arah hidup mereka.
Kisah-kisah ini menjadi bukti nyata bahwa dukungan alumni dapat berdampak langsung pada masa depan generasi muda.
Dengan jumlah 432 siswa kelas 12, UnivDay menjadi forum strategis bagi siswa untuk mendapatkan motivasi, informasi perguruan tinggi, dan gambaran dunia profesional. Para siswa tidak hanya memperoleh inspirasi, tetapi juga panduan konkret tentang jalur pendidikan dan karier yang bisa mereka tempuh.
UnivDay SMA Negeri 1 Cirebon menegaskan kuatnya hubungan antara sekolah dan alumni. Keterlibatan alumni lintas angkatan menunjukkan bahwa SMAN 1 Cirebon memiliki jejaring alumni yang solid dan berkelanjutan.
Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa alumni tidak hanya sukses secara pribadi, tetapi kembali ke almamater untuk memberi kontribusi nyata bagi pendidikan.
UnivDay SMA Negeri 1 Cirebon 2026 menjadi momentum penting dalam membangun jembatan antara generasi. Kehadiran tokoh-tokoh inspiratif seperti Edi Danu, Tonton Taufik, dan Imara memberikan teladan bahwa keberhasilan dapat diraih di berbagai bidang, namun kepedulian terhadap almamater tetap menjadi nilai utama.
Melalui kolaborasi sekolah dan alumni, UnivDay tidak hanya menjadi acara motivasi, tetapi juga simbol budaya memberi kembali (giving back culture) yang kuat di lingkungan SMAN 1 Cirebon. Acara ini mempertegas bahwa masa depan siswa SMANSA dibangun dari kombinasi prestasi, karakter, jejaring, dan inspirasi dari para pendahulunya.
angkatan berapa ya ini yg ngurusnyaa 🤔🤔
PO VPO acara Univday 2026 siapa ya kok keren bgtttt